Senin, 02 Januari 2017

Ilmu komunikasi

Assalamualaikum, selamat malam Gaes…
Malam ini ane mau berbagi tentang *ilmu komunikasi*.
Seperti yang kita ketahui bersama, berjualan melibatkan *komunikasi* antara pedagang dan calon pembeli.
Bismillahirohmannirrohim.
*Hal Penting Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi*
Pernahkan anda merasa tidak fokus dalam sebuah percakapan? Pernahkah anda merasa gugup ketika berbicara dengan orang lain? Dan pernahkah anda merasa kehilangan tujuan berkomunikasi?
Tentu saja setiap orang pernah mengalaminya dan hal tersebut dapat berdampak buruk pada diri kita misalnya terjadi kesalahpahaman, hilangkan kesepakatan, perselisihan, dan lain-lain.
Jika anda seorang pedagang atau negosiator kesalahan-kesalahan seperti ini tidak boleh terjadi.
Berikut hal-hal sederhana yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi anda.
*Gunakan Jeda dalam Pembicaraan Anda*
Buanglah jauh-jauh pola pikir siapa yang paling banyak menguasai percakapan dia yang akan dapat mempengaruhi lawan bicaranya.
Kenyataannya, hal tersebut sama sekali tidak berhasil. Mungkin iya anda dapat mempengaruhi lawan bicara anda seketika itu pula, namun jangan hara panda mempunyai kesempatan kedua untuk berkomunikasi dengannya lagi karena ia merasa kamu sangat mengganggu.
Alih-alih berbicara tanpa jeda, anda sebaiknya lebih banyak menggunakan jeda. Manfaatnya, anda memperlihatkan kepada lawan bicara bahwa anda sangat menghargainya sehingga tidak ingin terlihat mendominasi percakapan.
*Jangan Terburu-buru Memotong Pembicaraan atau Memberikan Tanggapan*
Ketika lawan komunikasi anda sedang berbicara usahakan jangan memotong pembicaraannya. Berikan jeda 2-4 detik setelah ia berbicara, pertama anda memperlihatkan bahwa anda sangat memperhatikan lawan bicara anda. Kedua, anda dapat mencerna dengan baik kata2 yang ia ucapkan.
*Gunakan Pertanyaan Klarifikasi*
Contohnya: “Apa yang anda maksudkan?” atau “Maksud anda?” lalu jeda dan biarkan ia memberi penjelasan.
Manfaatnya adalah lawan bicara anda merasa bahwa anda benar-benar memperhatikan ucapannya, dan ini sangat penting, karena pada dasarnya setiap orang ingin dihargai.
*Gunakan Parafrase*
Maksudnya, setelah lawan anda bicara panjang lebar, coba simpulkan kembali ucapannya dengan kata-kata anda sendiri.
Contohnya: “oh.. saya mengerti, maksud anda adalah …….(kesimpulan anda dari ucapannya)”
Manfaatnya adalah sekali lagi anda menunjukkan bahwa anda sangat mamperhatikan ucapannya.
Semua langkah diatas untuk menumbuhkan *TRUST* atau *KEPERCAYAAN* dari lawan bicara anda.
Setelah *TRUST* tercapai, anda akan mudah bernegosiasi dengan anda.
Selain itu masih jagan lupa unsur-unsur lainnya, seperti gerak tubuh, kontak mata, bahasa yang digunakan, dan lain-lain.
Demikian materi malam ini. Semoga bermanfaat.
Biodata:
Danang Dwi H
Kontak:
Tlp/sms/wa: 085781435458
IG: @danang_breadsos
Fb: Danang Dwi Harmoko
Aktivitas:
1. Pengajar di BSI
2. Sekretaris forum panti asuhan kota Depok
3. Founder komunitas Breadsos Indonesia (lembaga sosial yang berfokus pada edukasi masyarakat tentang food waste dan nutrisi makanan)
4. Kepala Marketing Cari Trainer Indonesia (ecommerce trainer indonesia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar