Kamis, 29 Desember 2016

Filosofi kecoa

*Filosofi kecoa*
Kecoa hampir dapat dijumpai di manapun ditempat yg kotor semisal selokan, kamar mandi,dapur,got,kali ,bahkan kadang terbang dan jalan bebas di seluruh ruangan di rmh kita. Umumnya kecoa hidup ditempat kotor,susah dijangkau dan tersembunyi. Bagi banyak manusia, kecoa merupakan hewan menjijikkan,tak sedikit pula manusia memiliki ketakutan berlebihan,atsu biasa disebut phobia dgn hewan ini.
Deskripsi diatas kebanyakan bertendensi negatif sehingga memperparah eksistensi kecoa sebagai hewan menjijikkan di mata manusia. Namun,tanpa mengesampingkan kecoa sebagai hewan menjijikkan,kita kemungkinan besar pernah melihat kecoa dalam posisi terbalik karena sesuatu hal, kecoa tersebut pasti akan berusaha dengan keras membalikkan tubuhnya ke posisi normal.
Pada kenyataannya, kecoa pada posisi apapun memiliki nasib tragis karena memiliki banyak sekali musuh yg jelas tdk sebanding dgn kekuatan hewan ini. Dalam perburuan nya utk kelangsungan hidup, kecoa Memiliki banyak pemangsa yg tak segan menghabisi dirinya. Manusia merupakan pemangsa terkuat utk melenyapkan hewan kecil merayap ini. Manusia Dengan segala upayanya,karena saking takut,jijik dan atau 'benci' langsng membunuh nya ketika dijumpai di manapun , dan yg lebih tragis ,membasmi nya secara masal mengunakan racun serangga atau menginjak-injak ny Hinga hancur.
Pada titik ini, manusia jelas sekali menganggap kecoa sebagai hama yg tdk seharusnya ada, meskipun kecoa tdk pernah memiliki niat mengganggu kehidupan manusia, merke hanya menjalani siklus kehidupan nya yg sewajarnya.
Kalau lah boleh kecoa sabya filsafati, agak berlebihan memang dan janggal rsanya jika saya katakan filosofi kecoa, namun berarti dalam hal ini saya bukan bermaksud mengatakan manusia sebagai kecoa atau memfitnah kecoa sebagai pemangsa yg sadis, beranggapan kecoa sebagai cerminan yg layak direnungkan manusia tentang perjuangan nya pada posisi terjungkal utk dapat bangkit kembali dan merayap seperti biasanya. mungkin tanpa kenal lelah kecoa berusaha membenarkan kembali posisi ny yg salah pada dirinya , bahkan akan terus berusaha menggapai setiap apa yg didapatinya , sekecil apapun kesempatan itu utk menjadi normal hingga benar-benar ia tak berdaya.
Perjuangan selalu berhubungan erat pada setiap rencana utk maju dan sukses , begitu pun manusia, apapun yg kita lakukan baik atau buruk , sengaja atau tdk sengaja,disadari atau tidak, semua mengandung resiko , rintangan dan hambatan yg akan membuatnya terbalik posisi dan mengalami kegagalan meskipun smua org pasti tdk menginginkan nya. Mngkn dan pasti d luar sana ada segelintir orang yg ingin kita jatuh dan berupaya utk menghancurkan kita hingga berkeping-keping, kita tdk perlu sibuk dan repot memikirkan nya, ckup jalani hidup dan pekerjaan kita sebaik mungkin.
Boleh saja kita putus asa, dibenci,depresi, dan boleh saja kita terhempas dari lingkungan dgn keras dalam setiap upaya yg kita lakukan, tetapi bukan berarti hal tsbt membuat kita down dan diam. Seumpama kecoa yg terjungkal tadi, berusaha dgn keras utk bangkit demi nyawa dan kelangsungan hidupnya, bayangkan jika dia hanya diam dan pasrah bisa dijamin ia akan dimangsa atau diinjak oleh manusia, saya kira disini kita dapat mengambil hal positif yg bermakna ttg perjuangan hidup . Kecoa yg bahkan sanggup hidup tanpa kepala,apalgi manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yg paling sempurna tentus seharusnya dapat menyelesaikan setiap permasalahan hidupnya bukan malah bersedih atau down.
Karena jika kita hanya berdiam diri dan tdk berjuang , sudah sepatutnya lah kita merasa malu trhdap makhluk kecil yg menjijikkan itu.....
Sekian silahkan yg mw share atau komen atau bertanya, smoga. Dapat menambah manfaatnya dan juga wawasan kita utk lbh semngt menjadi sukses aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar